
Source by Clevelandclinic.com
Lhokseumawe, 13 Juli 2026 | Perkembangan teknologi membuat smartphone menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Hampir semua aktivitas, mulai dari belajar, bekerja, berkomunikasi, hingga mencari hiburan dilakukan melalui ponsel. Namun, penggunaan HP yang berlebihan juga menimbulkan dampak negatif, salah satunya adalah digital fatigue, yaitu kondisi kelelahan fisik dan mental akibat terlalu lama menggunakan perangkat digital. Gejala yang sering muncul antara lain mata lelah, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, dan kualitas tidur yang menurun.
Menurut pandangan penulis, kecanduan HP kini menjadi masalah yang semakin sering dialami, terutama oleh generasi muda. Banyak orang merasa harus terus memeriksa notifikasi atau media sosial, bahkan ketika sedang berkumpul bersama keluarga atau teman. Kebiasaan tersebut membuat waktu istirahat berkurang dan tanpa disadari memengaruhi kesehatan mata serta kesejahteraan mental.
Fenomena ini juga banyak dialami oleh mahasiswa. Tugas kuliah, perkuliahan daring, media sosial, hingga hiburan membuat waktu menatap layar semakin panjang setiap harinya. Jika tidak diimbangi dengan waktu istirahat yang cukup, kondisi ini dapat menyebabkan kelelahan, menurunkan produktivitas, dan mengurangi kemampuan untuk fokus saat belajar.
Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah menerapkan digital detox, yaitu mengurangi penggunaan perangkat digital untuk sementara waktu agar tubuh dan pikiran dapat beristirahat. Langkah sederhana seperti membatasi waktu bermain HP, tidak menggunakan ponsel sebelum tidur, serta meluangkan waktu untuk berolahraga atau melakukan aktivitas di luar ruangan dapat membantu mengurangi gejala digital fatigue.
Pada akhirnya, teknologi memang memberikan banyak manfaat, tetapi penggunaannya harus tetap dikendalikan. Mata lelah dan digital fatigue merupakan tanda bahwa tubuh membutuhkan waktu untuk beristirahat dari paparan layar. Dengan menerapkan digital detox dan menggunakan smartphone secara lebih bijak, masyarakat dapat menjaga kesehatan mata, kesehatan mental, serta menciptakan keseimbangan antara kehidupan digital dan kehidupan nyata.
Penulis: Roito Simanjuntak
Editor: Adilah Syahputri
Leave a Reply