Makan Bergizi Gratis hingga Jeddah: Langkah Baik, tetapi Jangan Lupakan Tantangan di Dalam Negeri

Source: setneg.go.id

Lhokseumawe, 4 Juni 2026 – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, Badan Gizi Nasional (BGN) tengah mengkaji kemungkinan pelaksanaan program tersebut di Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ), Arab Saudi. Jika terealisasi, sekolah tersebut akan menjadi lokasi pertama pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis bagi siswa Indonesia di luar negeri.

Rencana ini mendapat perhatian karena menunjukkan upaya pemerintah dalam memperluas akses pemenuhan gizi bagi anak-anak Indonesia, termasuk mereka yang tinggal dan menempuh pendidikan di luar negeri. Siswa di Sekolah Indonesia Jeddah sebagian besar merupakan anak-anak pekerja migran Indonesia yang selama ini tetap menjadi bagian dari generasi penerus bangsa.

Sebagai sebuah kebijakan, langkah ini tentu patut diapresiasi. Negara menunjukkan kepeduliannya kepada seluruh warga negara Indonesia tanpa memandang batas wilayah. Kehadiran program Makan Bergizi Gratis di Jeddah dapat menjadi bukti bahwa perhatian pemerintah tidak hanya berfokus pada masyarakat di dalam negeri, tetapi juga menjangkau warga Indonesia yang berada di luar negeri.

Namun, di balik apresiasi tersebut, terdapat sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian. Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia sendiri masih menghadapi berbagai tantangan. Di beberapa daerah, persoalan distribusi makanan, kesiapan fasilitas pendukung, hingga pengawasan kualitas makanan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus terus diperbaiki.

Karena itu, muncul pertanyaan yang cukup relevan di tengah masyarakat. Apakah perluasan program ke luar negeri sudah menjadi prioritas yang tepat ketika pelaksanaan di dalam negeri masih membutuhkan banyak penyempurnaan?

Menurut saya, rencana ini tidak perlu ditolak, tetapi harus dipersiapkan secara matang. Pemerintah perlu memastikan bahwa pelaksanaan program di Indonesia berjalan optimal terlebih dahulu. Jangan sampai perluasan program justru mengurangi fokus terhadap perbaikan layanan yang masih dibutuhkan oleh jutaan siswa di berbagai daerah.

Selain itu, aspek transparansi anggaran dan pengawasan juga harus diperhatikan. Program yang baik bukan hanya program yang memiliki jangkauan luas, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi penerimanya. Dengan pengelolaan yang baik, program ini dapat menjadi investasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Pada akhirnya, rencana pelaksanaan Makan Bergizi Gratis di Sekolah Indonesia Jeddah merupakan langkah yang menarik dan memiliki nilai positif. Kebijakan ini menunjukkan bahwa negara berupaya hadir bagi seluruh anak bangsa, di mana pun mereka berada. Namun keberhasilannya akan sangat bergantung pada kesiapan pelaksanaan, pengawasan, dan kemampuan pemerintah menjaga kualitas program baik di dalam maupun di luar negeri.

Jika dijalankan dengan tepat, program ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan.

βΈ»

Penulis: Riska Saleha Tinambunan
Editor : Adilah Syahputri

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *