
Search by : manajemen.umsida.ac.id
Lhokseumawe, 2 Juni 2026 – Mengelola keuangan menjadi salah satu tantangan yang dihadapi mahasiswa di tengah meningkatnya kebutuhan akademik, biaya hidup, dan gaya hidup yang terus berkembang. Kondisi tersebut menuntut mahasiswa untuk lebih bijak dalam mengatur pengeluaran agar kebutuhan selama masa perkuliahan dapat terpenuhi dengan baik.
Bagi sebagian mahasiswa, uang saku bulanan tidak hanya digunakan untuk kebutuhan pokok seperti makan dan transportasi, tetapi juga untuk membeli perlengkapan kuliah, paket internet, mengikuti kegiatan organisasi, hingga memenuhi kebutuhan hiburan. Beragamnya kebutuhan tersebut membuat kemampuan mengelola keuangan menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki.
Salah satu mahasiswa Universitas Malikussaleh, Dede Shafitri, mengatakan bahwa menyusun daftar kebutuhan menjadi langkah yang selalu ia lakukan setelah menerima kiriman uang dari orang tuanya. Cara tersebut membantunya menentukan kebutuhan yang harus diprioritaskan dan menghindari pengeluaran yang tidak diperlukan.
“Biasanya saya membuat daftar kebutuhan terlebih dahulu. Kebutuhan kuliah dan makan saya prioritaskan, kemudian jika masih ada sisa baru digunakan untuk kebutuhan lain atau ditabung,” ujar Dede.
Menurut Dede, godaan untuk membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan sering kali menjadi tantangan bagi mahasiswa. Karena itu, ia berusaha membedakan antara kebutuhan dan keinginan agar kondisi keuangannya tetap terkendali hingga akhir bulan.
Selain menyusun anggaran pengeluaran, kebiasaan menabung juga mulai diterapkan oleh sejumlah mahasiswa sebagai bentuk persiapan menghadapi kebutuhan mendadak. Langkah sederhana tersebut dinilai dapat membantu mahasiswa lebih siap menghadapi berbagai situasi tanpa harus bergantung pada bantuan tambahan dari orang tua.
Pengelolaan keuangan yang baik tidak hanya membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga melatih kedisiplinan dan tanggung jawab dalam mengatur finansial. Dengan menyusun prioritas pengeluaran, mencatat penggunaan uang, serta menghindari pembelian yang tidak mendesak, mahasiswa dapat menjaga kestabilan keuangan selama perkuliahan dan memiliki bekal yang bermanfaat untuk masa depan.
Reporter: Fitri Yani Napitupulu
Editor: Joan Ayurahmadani
Leave a Reply