
Source Doc: tutorchase.com
Lhokseumawe, (07/07/2026). Langit masih gelap ketika Arga (20) melangkahkan kaki meninggalkan rumah dengan tas di punggung, mahasiswa itu memulai harinya lebih awal.
Jarak rumah yang cukup jauh dari kampus membuatnya harus berangkat sejak pagi demi mengejar cita-cita.
Bagi Arga, perjalanan menuju kampus bukan sekadar rutinitas.
Jarak yang ditempuh setiap hari tidak pernah menyurutkan semangatnya untuk terus belajar, setiap langkah menjadi bukti bahwa pendidikan layak diperjuangkan.
Meski lelah sering menghampiri, ia memilih untuk terus melangkah. Baginya, menyerah bukanlah pilihan.
“Capek pasti ada, tapi saya tetap semangat. Saya yakin semua perjuangan ini pasti akan ada hasilnya,” ujar Arga.
Di balik langkah paginya, tersimpan harapan untuk membanggakan orang tua dan meraih kehidupan yang lebih baik.
Baginya, setiap perjalanan menuju kampus adalah bagian dari perjuangan mewujudkan mimpi.
Meski rumahnya berada cukup jauh dari kampus, semangatnya tidak pernah padam.
Ia percaya bahwa setiap langkah yang ditempuh hari ini akan membawanya lebih dekat pada impian yang ingin diraih.
Bagi Arga, kuliah bukan hanya tentang hadir di ruang kelas.
Lebih dari itu, pendidikan adalah kesempatan untuk mengubah hidup melalui kerja keras dan ketekunan.
Kisah Arga menjadi potret banyak mahasiswa pejuang yang rela mengorbankan waktu, tenaga, dan menempuh perjalanan jauh demi pendidikan.
Sebab, setiap langkah hari ini adalah jalan menuju masa depan.
Reporter: Rahma Annisa Siregar
Editor: Afifa Khairiyah
Leave a Reply