FOMO Healing di Kalangan Mahasiswa: Tren atau Kebutuhan?

Lhokseumawe, 6 Juli 2026 – Banyak mahasiswa kini mengalami fenomena Fear of Missing Out (FOMO) terkait dengan tren healing. Postingan tentang liburan, bersantai di kafe, serta aktivitas menarik di media sosial membuat beberapa mahasiswa merasa harus turut serta agar tidak ketinggalan.

Akibatnya, cukup banyak mahasiswa yang merasa terpaksa untuk bepergian meskipun mereka memiliki tugas kuliah yang menumpuk atau keterbatasan finansial. Ini justru dapat memicu kelelahan fisik serta mental (burnout).

Indah amalia, seorang mahasiswi di Universitas Malikussaleh (Unimal), mengungkapkan bahwa ia pernah merasa wajib mengikuti ajakan teman untuk healing karena khawatir akan ketinggalan cerita.

“Seringkali saya pergi jalan-jalan bukan karena keinginan yang tulus, melainkan karena takut ketinggalan. Pada akhirnya, tugas kuliah saya menumpuk dan saya malah semakin stres,” katanya.

Fenomena ini menunjukkan bahwa healing tidak selalu harus mengikuti apa yang sedang tren di media sosial. Mahasiswa diharapkan lebih cerdas dalam mengatur waktu, mengutamakan istirahat, serta memilih aktivitas yang benar-benar mendukung kesehatan mental.

By: Nia Amelia

Editor: Joan Ayurahmadani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *