Cashless Makin Populer, Mahasiswa Perlu Tingkatkan Literasi Keuangan

Lhokseumawe – Metode pembayaran non-tunai atau cashless semakin menjadi bagian dari gaya hidup mahasiswa. Kehadiran dompet digital, QRIS, dan layanan mobile banking membuat transaksi menjadi lebih cepat dan praktis, baik untuk membeli makanan, membayar transportasi, maupun berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Di balik kemudahan tersebut, mahasiswa juga dituntut memiliki literasi keuangan yang baik. Kemudahan bertransaksi dinilai dapat mendorong perilaku konsumtif apabila tidak disertai kemampuan mengelola pengeluaran. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berperan penting dalam membantu mahasiswa mengambil keputusan finansial yang lebih bijak.

Salah seorang mahasiswa Universitas Malikussaleh, Siti Novitri mengatakan pembayaran cashless memudahkan aktivitas sehari-hari karena transaksi dapat dilakukan dengan cepat tanpa membawa uang tunai.

“Saya lebih sering menggunakan QRIS atau dompet digital karena lebih praktis. Namun, saya tetap mencatat pengeluaran agar tidak belanja berlebihan hanya karena proses pembayarannya mudah,” ujarnya.

Siti menilai mahasiswa perlu membiasakan diri menyusun anggaran bulanan dan membedakan kebutuhan dengan keinginan. Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat membantu menghindari pengeluaran yang tidak diperlukan.

Dengan semakin luasnya penggunaan pembayaran digital, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga meningkatkan literasi keuangan agar mampu mengelola keuangan secara sehat dan bertanggung jawab.

By: Fitri Yani Napitupulu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *