
Lhokseumawe, 19 Juli 2026 – Kuliah sambil bekerja kini menjadi pilihan yang semakin banyak dijalani mahasiswa. Selain untuk memperoleh penghasilan tambahan, bekerja juga dimanfaatkan sebagai kesempatan mengembangkan keterampilan, menambah pengalaman, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja setelah lulus. Fenomena ini semakin terlihat di kalangan mahasiswa Universitas Malikussaleh yang mampu membagi waktu antara kegiatan akademik dan pekerjaan.
Salah satunya adalah Azizah, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh. Saat ditemui di Kampus Universitas Malikussaleh, Reuleut, Aceh Utara, Minggu (19/7), Azizah mengaku mulai bekerja paruh waktu sejak beberapa semester terakhir.
Menurutnya, keputusan tersebut diambil bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga sebagai upaya menambah pengalaman yang dapat menunjang karier di masa depan.
“Awalnya saya ingin memiliki penghasilan sendiri agar bisa membantu memenuhi kebutuhan kuliah. Namun, setelah menjalani pekerjaan, saya menyadari bahwa banyak pengalaman berharga yang saya peroleh, mulai dari cara berkomunikasi dengan orang lain, bekerja sama dalam tim, hingga belajar bertanggung jawab terhadap pekerjaan,” ujar Azizah.
Ia menjelaskan bahwa membagi waktu antara kuliah dan pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Setiap hari ia harus menyusun jadwal agar tugas kuliah, kegiatan organisasi, dan pekerjaan dapat diselesaikan tanpa saling mengganggu. Meski terkadang merasa lelah, ia menganggap pengalaman tersebut sebagai proses pembelajaran yang akan berguna ketika memasuki dunia kerja.
“Tantangan terbesar adalah mengatur waktu. Saya harus memastikan tugas kuliah selesai tepat waktu, sementara pekerjaan juga tetap menjadi tanggung jawab yang harus dijalankan. Walaupun melelahkan, saya merasa pengalaman ini membuat saya lebih mandiri dan percaya diri,” tambahnya.
Fenomena mahasiswa yang kuliah sambil bekerja semakin berkembang seiring banyaknya peluang pekerjaan yang fleksibel, seperti menjadi barista, admin media sosial, content creator, hingga pekerja lepas. Jam kerja yang dapat disesuaikan dengan jadwal kuliah membuat banyak mahasiswa tertarik mencoba pengalaman tersebut sebagai bekal sebelum lulus.
Kuliah sambil bekerja kini tidak hanya dipandang sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup mahasiswa yang ingin terus mengembangkan kemampuan dan pengalaman. Dengan pengelolaan waktu yang baik, mahasiswa dapat tetap berprestasi di bidang akademik sekaligus memiliki kesiapan yang lebih matang untuk menghadapi dunia kerja di masa mendatang.
BY: NAZWA FITRI ANDINI
EDITOR: JOAN AYURAHMADANI
Leave a Reply