
Source by thejakartapost.com
Lhokseumawe, 15 Juli 2026 | Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan mulai meningkat, salah satunya melalui penerapan gaya hidup zero waste dan penggunaan plastik yang lebih bijak. Meski demikian, kebiasaan memakai plastik sekali pakai masih sering dijumpai di berbagai tempat, mulai dari pasar, warung, hingga pusat perbelanjaan di Lhokseumawe. Padahal, plastik menjadi salah satu jenis sampah yang paling sulit terurai dan dapat mencemari lingkungan dalam waktu yang sangat lama.
Menurut penulis, perubahan tidak harus dimulai dari langkah yang besar. Membawa tas belanja sendiri, menggunakan botol minum isi ulang, atau menolak kantong plastik ketika tidak diperlukan merupakan kebiasaan sederhana yang bisa memberikan dampak positif jika dilakukan secara konsisten. Semakin banyak masyarakat yang menerapkan kebiasaan tersebut, semakin sedikit pula sampah plastik yang dihasilkan setiap harinya.
Gaya hidup hijau bukan sekadar mengikuti tren, melainkan bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan. Kebiasaan kecil yang dilakukan hari ini akan membawa manfaat bagi generasi berikutnya. Oleh karena itu, kesadaran untuk mengurangi penggunaan plastik perlu terus ditanamkan, baik melalui edukasi di sekolah, kampus, maupun lingkungan sekitar.
Pada akhirnya, menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Jika setiap orang mulai mengurangi penggunaan plastik dan menerapkan prinsip zero waste dalam kehidupan sehari-hari, maka lingkungan yang bersih dan sehat bukan lagi sekadar harapan, tetapi dapat menjadi kenyataan.
penulis : Riska Saleha Tinambunan
Editor : Adilah Syahputri
Leave a Reply