Tari Seudati Tetap Lestari di Tengah Arus Budaya Modern

Source : Pos Aceh

Lhokseumawe, 13 Juli 2026 – Tari Seudati masih menjadi salah satu warisan budaya Aceh yang terus dijaga hingga saat ini. Tarian khas yang dikenal dengan hentakan kaki, tepukan dada, dan lantunan syair tanpa iringan alat musik ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memiliki nilai sejarah, agama, dan kebersamaan.

Budayawan Aceh, T. Alamsyah, mengatakan bahwa Tari Seudati merupakan bagian dari identitas masyarakat Aceh yang perlu terus dilestarikan agar tidak hilang di tengah perkembangan zaman.

“Seudati bukan hanya tarian hiburan, tetapi juga menjadi identitas masyarakat Aceh yang mengandung nilai agama, adat, dan semangat kebersamaan. Pelestariannya membutuhkan peran generasi muda,” ujarnya.

Menurut Alamsyah, Tari Seudati awalnya berkembang sebagai media dakwah Islam dan kini masih sering ditampilkan dalam berbagai festival budaya maupun acara adat di Aceh. Selain melestarikan budaya, tarian ini juga mengajarkan nilai disiplin, kerja sama, keberanian, dan kecintaan terhadap budaya daerah.

Namun, ia menilai minat generasi muda terhadap seni tradisional mulai berkurang karena pengaruh budaya modern dan perkembangan teknologi. Oleh sebab itu, berbagai sanggar seni dan sekolah terus berupaya memperkenalkan kembali Tari Seudati kepada para pelajar.

Ia berharap generasi muda dapat terus mempelajari dan melestarikan Tari Seudati agar warisan budaya Aceh tetap hidup dan tidak terlupakan.”Bek ta peulupa budaya geutanyoe,” yang berarti “Jangan kita lupakan budaya kita,” tutupnya.

Reporter: Nasa Aulia

Editor : Zulfiana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *