Revenge Bedtime Procrastination: Saat Main HP di Malam Hari Menjadi Balas Dendam terhadap Waktu

Source by gamestar.de

Lhokseumawe, 8 Juli 2026 | Banyak orang mengaku sulit tidur bukan karena insomnia, melainkan karena sengaja menunda waktu istirahat untuk terus bermain ponsel. Fenomena ini dikenal sebagai revenge bedtime procrastination, yaitu kebiasaan mengorbankan waktu tidur demi mendapatkan waktu luang setelah seharian disibukkan oleh pekerjaan, kuliah, atau aktivitas lainnya. Sekilas terlihat sepele, tetapi kebiasaan ini perlahan menjadi pola yang merugikan kesehatan.

Ironisnya, semakin lama seseorang menggulir media sosial atau menonton video sebelum tidur, semakin sulit tubuh benar-benar beristirahat. Akibatnya, rasa lelah menumpuk, konsentrasi menurun, dan produktivitas pada keesokan harinya ikut terganggu. Banyak orang kemudian menganggap dirinya mengalami insomnia, padahal penyebab utamanya justru kebiasaan menunda tidur secara sadar.

Fenomena ini juga menunjukkan bagaimana teknologi telah mengubah pola hidup masyarakat. Ponsel menjadi pelarian dari tekanan sehari-hari sekaligus sumber distraksi yang sulit dihentikan. Keinginan untuk menikmati “me time” memang wajar, tetapi jika dilakukan dengan mengorbankan jam tidur setiap malam, manfaatnya justru berubah menjadi kerugian.

Sudah saatnya kita menyadari bahwa waktu istirahat bukanlah sisa dari aktivitas, melainkan kebutuhan utama yang harus diprioritaskan. Mengurangi penggunaan ponsel sebelum tidur dan membangun kebiasaan tidur yang lebih sehat merupakan langkah sederhana untuk menjaga kesehatan fisik maupun mental. Sebab, membalas lelah dengan mengorbankan waktu tidur bukanlah solusi, melainkan awal dari masalah yang lebih besar.

Penulis: Riska Saleha Tinambunan
Editor: Adilah Syahputri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *