Bukan Sekedar Kuliah:  Mahasiswa Aktif dalam Organisasi dan Sosial

Lhokseumawe, 15 Juni 2026 – Seorang mahasiswa aktif, Selvia Lubis, menunjukkan bahwa kehidupan kampus tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik. Di tengah kesibukan perkuliahan, ia turut terlibat dalam berbagai organisasi, kegiatan sosial, pelatihan, dan kepanitiaan sebagai sarana untuk mengembangkan diri serta memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Menurut Selvia Lubis, aktivitas yang paling sering ia lakukan di luar perkuliahan meliputi mengikuti organisasi kampus, menghadiri seminar dan diskusi, terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat, serta mengembangkan keterampilan melalui berbagai pelatihan. Selain itu, ia juga memanfaatkan waktu luangnya untuk membaca, dan memperluas jaringan pertemanan.

Selvia Lubis mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam berbagai kegiatan tidak terlepas dari pengaruh para senior dan pembina organisasi yang telah memberikan teladan mengenai kepemimpinan dan pengabdian kepada masyarakat. Ia juga menilai bahwa teman-teman dalam organisasi memiliki peran penting sebagai sumber motivasi karena saling mendukung dalam menjalankan program-program yang bermanfaat bagi lingkungan kampus maupun masyarakat luas.

Dalam mengembangkan minat, bakat, dan kepedulian sosial, Selvia Lubis aktif mengikuti organisasi kampus, komunitas kepemudaan, pelatihan, seminar, serta berbagai kegiatan sukarela. Melalui kegiatan tersebut, ia memperoleh kesempatan untuk mengasah kemampuan sekaligus memahami berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.

Ketertarikannya terhadap organisasi dan aktivitas sosial telah tumbuh sejak masa sekolah. Pengalaman mengikuti kepanitiaan dan organisasi saat itu menjadi awal munculnya keinginan untuk terus berkontribusi. Ketika memasuki dunia perkuliahan, ketertarikan tersebut semakin kuat karena ia melihat organisasi sebagai wadah untuk belajar, memperluas pengalaman, dan meningkatkan kapasitas diri di luar kegiatan akademik.

Selvia Lubis menilai bahwa keaktifan dalam berbagai kegiatan di luar kelas memberikan banyak manfaat. Menurutnya, pendidikan tidak hanya diperoleh dari proses pembelajaran formal, tetapi juga melalui pengalaman langsung di lapangan. Berbagai aktivitas organisasi dan sosial membantunya mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, serta meningkatkan kepedulian terhadap berbagai isu kemasyarakatan.

Meski memiliki banyak aktivitas, Selvia Lubis tetap berupaya menjaga keseimbangan antara akademik, organisasi, kehidupan sosial, dan kesehatan mental. Ia menerapkan manajemen waktu dengan membuat skala prioritas dan jadwal kegiatan yang teratur. Baginya, tanggung jawab akademik tetap menjadi prioritas utama, sementara kegiatan organisasi disesuaikan dengan waktu yang tersedia.

Selain itu, ia juga menyisihkan waktu untuk beristirahat, berkumpul bersama keluarga dan teman, serta menjalankan hobi sebagai upaya menjaga kesehatan mental. Dengan pengelolaan waktu yang baik, Selvia Lubis berharap dapat terus berprestasi di bidang akademik sekaligus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan kampus dan masyarakat.

Jurnalis: Nazwa Fitri Andini

Editor: Joan Ayurahmadani

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *