Warga Panton Labu Keluhkan Debu Pascabanjir yang Tak Kunjung Teratasi

Panton Labu, 05 Juni 2026 — Beberapa bulan setelah banjir melanda Panton Labu dan sejumlah wilayah sekitarnya, warga masih menghadapi dampak lanjutan yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Debu yang beterbangan di jalan dan pemukiman menjadi keluhan utama masyarakat karena tidak hanya mengurangi kenyamanan, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan warga.

Debu berasal dari endapan lumpur sisa banjir yang mengering akibat cuaca panas dalam beberapa bulan terakhir. Setiap kali kendaraan melintas, debu beterbangan dan menyelimuti jalan serta rumah-rumah warga di sekitar kawasan terdampak.

Kondisi tersebut membuat warga harus lebih sering membersihkan rumah dan menutup pintu maupun jendela untuk mengurangi masuknya debu. Selain mengganggu kenyamanan, debu juga dikhawatirkan berdampak pada kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan lansia.

“Kalau siang hari debunya sangat parah. Baru beberapa menit menyapu rumah, debu sudah masuk lagi. Anak-anak juga sering batuk dan pilek,” keluh seorang warga setempat.

Menurut warga, hingga kini upaya pembersihan dan penyiraman jalan belum dilakukan secara rutin. Sementara itu, kondisi jalan yang padat dilalui kendaraan turut memperparah penyebaran debu ke berbagai sudut permukiman.

Meski banjir telah berlalu berbulan-bulan, masyarakat masih harus menghadapi dampak lanjutan yang tidak kalah mengganggu. Bahkan pada momen Iduladha yang biasanya identik dengan suasana nyaman dan penuh kebersamaan, sebagian warga masih memilih menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah penanganan, seperti penyiraman jalan secara berkala, pembersihan endapan lumpur yang masih tersisa, serta perbaikan infrastruktur pascabanjir. Warga menilai upaya tersebut penting untuk mengurangi dampak debu yang terus dirasakan dan mengembalikan kenyamanan lingkungan.

Reporter: Raisa Salsabila

Editor : Zulfiana

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *