Mahasiswa Aktif Berorganisasi, Asah Kepemimpinan Sejak Bangku Kuliah

Lhokseumawe, 26 Juni 2026 – Menjadi mahasiswa tidak hanya tentang mengikuti perkuliahan di dalam kelas, tetapi juga memanfaatkan berbagai kesempatan untuk mengembangkan diri. Salah satu wadah yang dinilai efektif adalah organisasi kemahasiswaan. Melalui organisasi, mahasiswa dapat mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, serta memperluas pengalaman yang bermanfaat bagi masa depan.

Hal tersebut disampaikan oleh Zulfahmi, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2023 yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKOM) periode 2025–2026. Menurutnya, organisasi menjadi ruang belajar yang melengkapi ilmu yang diperoleh selama perkuliahan.

Zulfahmi mengungkapkan bahwa keputusannya untuk aktif berorganisasi didorong oleh keinginan untuk berkembang, tidak hanya secara akademik, tetapi juga dalam kemampuan nonakademik. Ia memilih bergabung dengan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi karena organisasi tersebut selaras dengan jurusan yang ditempuhnya.

“Sebagai mahasiswa, kita bukan hanya bisa tumbuh di dalam ruang kelas, tetapi juga di luar kelas. Organisasi kampus menjadi salah satu peluang untuk mengasah kemampuan sesuai bidang yang kita pelajari,” ujarnya.

Selama menjadi pengurus HIMAKOM, Zulfahmi terlibat dalam berbagai program kerja yang mencakup kegiatan sosial, akademik, hingga seminar. Ia menjelaskan bahwa HIMAKOM memiliki 55 program kerja, dengan 53 program yang telah berhasil dilaksanakan. Berbagai kegiatan tersebut melibatkan Badan Pengurus Harian (BPH), kepanitiaan, serta seluruh pengurus himpunan dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan.

Menurutnya, pengalaman berorganisasi memberikan dampak positif terhadap pengembangan kemampuan kepemimpinan dan kerja sama tim. Setiap program kerja yang dijalankan menjadi sarana untuk belajar mengelola kegiatan, berkomunikasi dengan berbagai pihak, serta meningkatkan rasa tanggung jawab.

“Program kerja yang kami laksanakan tidak hanya mendukung pengembangan akademik, tetapi juga mengembangkan potensi diri dan membangun personal branding mahasiswa,” tutupnya.

Melalui keterlibatan aktif dalam organisasi, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktis, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan yang akan menjadi bekal penting ketika memasuki dunia kerja maupun berkontribusi di tengah masyarakat.

Penulis: Diva Zayana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *