Kisah Roito Menjadikan Musik Sebagai Tempat Pulang Dari Bisingnya Dunia

Lhokseumawe, (25/06/2026). Bagi sebagian orang, membawa beban pikiran yang menumpuk sering kali terasa begitu menyesakkan dada.

Namun bagi Roito (21), rangkaian nada dan harmoni instrumen selalu berhasil menjadi penawar paling mujarab untuk menyembuhkan luka dan sedihnya.

Dunia yang bising kerap kali membuatnya merasa tertekan dan kehilangan arah dalam menjalani rutinitas harian.

Di saat-saat genting seperti itulah, ia selalu melarikan diri ke dalam kamar dan memasang alat pendengar untuk memutar daftar lagu favoritnya.

Melodi yang mengalun lembut di telinganya diakui mampu meredakan badai kecemasan yang berkecamuk di dalam kepala.

Roito menganggap setiap nada yang mampir ke telinganya seperti pelukan hangat yang tidak pernah menghakiminya.

Proses penyembuhan lewat musik ini diakuinya telah menyelamatkan kesehatan mentalnya dari keterpurukan yang mendalam.

“Saat mendengarkan musik, saya merasa ada ruang aman yang memeluk semua kesedihan saya tanpa penghakiman,” ujar Roito saat diwawancarai.

Efek ini tidak hanya membuatnya merasa lebih tenang, tetapi juga membantunya mengurai emosi yang sempat tersumbat.

“Musik itu seperti cermin emosi, dia membantu saya menangis sekaligus bangkit di saat yang sama,” tambahnya kembali.

Kini, Roito tidak pernah lagi merasa benar-benar sendirian dalam menghadapi masa-masa sulit dalam hidupnya.

Ia percaya bahwa selama musik masih tercipta, selalu ada obat mujarab yang siap menyembuhkan setiap luka di hatinya.

Reporter: Salsabila Ayu

Editor: Afifa Khairiyah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *